Adat, etika, dan aturan tidak tertulis di Hong Kong
Tidak semua hal penting tertulis di papan. Banyak kebiasaan di Hong Kong terbentuk karena kotanya padat, cepat, dan orang sangat menghargai efisiensi serta ruang pribadi.
Jangan membuat orang lain menunggu tanpa perlu
Gerak orang di Hong Kong biasanya cepat. Saat di kasir, gate MTR, lift, atau bus, siapkan Octopus, uang, atau barangmu sebelum giliran tiba. Berhenti lama sambil mencari dompet di depan gate bisa langsung membuat antrean menumpuk.
Suara yang terlalu keras cepat terasa mengganggu
Telepon dengan speaker, menonton video tanpa earphone, atau ngobrol sangat keras di ruang sempit mudah dianggap tidak sopan. Tidak perlu berbisik, cukup sadar bahwa apartemen, MTR, restoran, dan lift sering sangat rapat.
Lift bukan tempat ngobrol panjang
Masuk, beri ruang, tekan lantai, lalu keluar dengan cepat. Jangan berdiri tepat di depan pintu ketika orang lain hendak keluar. Kalau membawa troli atau koper besar, usahakan tidak memblokir seluruh pintu.
Jaga jarak seperlunya, walau tempatnya sempit
Hong Kong padat, tetapi orang tetap berusaha menghargai ruang pribadi. Hindari menyentuh barang orang lain, melihat layar ponsel mereka, atau ikut campur percakapan yang bukan urusanmu.
Kalau tidak paham, lebih baik bertanya singkat
Orang Hong Kong bisa terdengar langsung dan to the point. Itu tidak selalu berarti marah. Dalam situasi kerja, pertanyaan singkat seperti “yang ini dulu atau yang itu dulu?” sering lebih efektif daripada diam lalu salah mengerjakan.
Jangan malu bilang tidak mengerti
Bahasa Kanton cepat dan intonasinya kuat. Kalau kamu tidak mengerti, minta diulang. Lebih baik memastikan daripada pura-pura paham. Untuk instruksi penting, kamu bisa minta ditunjukkan atau ditulis.
Jangan menghalangi arus orang, jangan membuat suara berlebihan, jangan menyentuh barang orang lain tanpa izin, dan jangan membuat orang menunggu karena kita belum siap.
Soal memberi hadiah atau makanan
Kalau keluarga tempat kerja menawarkan makanan atau hadiah kecil, respons sopan dan sederhana sudah cukup. Tidak perlu berlebihan. Kalau ada pantangan makanan atau kebutuhan agama/pribadi, jelaskan dengan tenang sejak awal supaya tidak terjadi salah paham.
Hari libur bukan berarti semua tempat bebas dipakai sesuka hati
Banyak pekerja asing berkumpul di ruang publik pada hari libur. Tetap perhatikan jalur pejalan kaki, aturan gedung, kebersihan, dan larangan meletakkan barang di area tertentu. Ikuti instruksi petugas kalau diminta memindahkan barang atau membuka jalan.