Makanan Hong Kong untuk pendatang baru
Makanan di Hong Kong sangat beragam, tetapi nama menu, bahan, dan cara pesan bisa membingungkan kalau belum terbiasa.
Cha chaan teng itu sangat umum
Cha chaan teng adalah kedai makan gaya Hong Kong dengan menu cepat seperti nasi, mie, roti, telur, teh susu, kopi, dan berbagai lauk. Menu sering padat dan pelayanan cepat, jadi lihat dulu pilihan sebelum giliran memesan.
Jangan takut menunjuk menu
Kalau tidak bisa membaca karakter Tionghoa, foto menu dan aplikasi terjemahan membantu. Menunjuk menu jauh lebih baik daripada pura-pura mengerti lalu menerima makanan yang salah.
Kalau punya alergi atau pantangan, jelaskan dari awal
Jangan berasumsi suatu makanan bebas dari daging, seafood, kacang, alkohol masak, atau bahan tertentu hanya dari tampilannya. Untuk kebutuhan serius, tanyakan langsung dan simpan kalimat yang jelas di ponsel.
Halal perlu dicek, bukan ditebak
Kalau membutuhkan makanan halal, cari restoran atau produk yang jelas informasinya. Jangan menyimpulkan halal hanya karena tidak terlihat ada babi.
“Saya tidak bisa makan …” lebih penting dipelajari daripada menghafal banyak nama makanan.
Makan bersama keluarga majikan
Setiap keluarga berbeda. Tanyakan apakah kamu makan bersama, memasak sendiri, atau mendapat makanan terpisah. Jika ada makanan yang tidak bisa kamu konsumsi, sampaikan dengan sopan sebelum menjadi masalah.
Jam makan bisa terasa berbeda
Jangan menganggap kebiasaan makan keluarga Hong Kong sama dengan di Indonesia. Ada keluarga yang makan malam cukup larut atau punya jadwal tidak tetap. Kalau kamu harus menyiapkan makanan, pastikan waktunya jelas.
Bawa rasa Indonesia secukupnya
Sambal dan bumbu Indonesia bisa membuat adaptasi lebih mudah, tetapi tidak perlu membawa terlalu banyak. Banyak bahan impor bisa ditemukan di toko komunitas setelah kamu tahu area yang tepat.